Kumon Indonesia > Untuk Orang Tua > Testimoni Orang Tua dan Siswa

Testimoni orangtua dan siswa

M. Alief Akbar, memulai dari usia 5 tahun (Siswa, Matematika)

Kumon Telah Menggali Potensiku

Aku masuk Kumon kira-kira delapan tahun yang lalu, saat duduk di bangku TK A. Walaupun sudah belajar dalam kurun waktu yang lama, namun aku tidak pernah bosan. Menurutku Kumon itu menyenangkan! Apalagi ketika aku sudah mempelajari materi yang lebih tinggi dari yang diajarkan di sekolah, aku merasa pelajaran di sekolah menjadi lebih mudah karena tinggal mengulang apa yang sudah dipelajari di Kumon.

Agar bisa mempelajari materi yang lebih tinggi dari yang diajarkan di sekolah, aku harus disiplin mengerjakan Kumon. Aku selalu datang ke kursus Kumon dan mengerjakan PR dari Kumon setiap hari. Meskipun materi yang aku pelajari belum pernah diajarkan di sekolah, di Kumon aku dibiasakan belajar secara mandiri, tidak banyak diajari. Aku selalu mempelajari contoh soal dengan saksama serta membaca soal dengan baik hingga mengerti dan bisa memecahkan soal tersebut. Apabila aku kesulitan dalam memecahkan soal, Pembimbing akan memberikan petunjuk atau penjelasan. Kebiasaan ini membuatku lebih mandiri dan tidak mudah menyerah!

Kadangkala, bentuk soal yang diajarkan di sekolah berbeda dengan yang diajarkan di Kumon. Namun itu bukan masalah karena Kumon telah membentuk.

Gamaliel Christiansen (Gammy), memulai dari usia 4 tahun (Siswa, Matematika)

Mandiri Berkat Kumon

Aku memulai perjalanan di Kumon saat masih duduk di bangku TK B. Aku sangat senang karena dapat mengerjakan materi menulis bilangan dengan mudah dan lancar. Saat ini aku kelas 2 SD dan mengerjakan materi pecahan dan bilangan desimal. Terkadang, aku merasa materi yang dihadapi tidak semudah dulu karena aku mempelajari materi setara siswa kelas 6 SD. Namun di saat menemui hambatan, Pembimbing dan Mamaku selalu memberiku semangat.

Aku belajar berjuang untuk memecahkan soal-soal dengan mandiri. Aku memilih berpikir daripada bertanya pada asisten di kelas karena saat menemukan jawabannya sendiri, aku merasa senang dan ingin cepat-cepat menulisnya. Rasanya senang berhasil menaklukan hambatan secara mandiri. Materi yang lebih sulit akan membuatku tertantang untuk lebih tangguh menghadapinya.

Hal-hal yang telah aku pelajari di Kumon sangat membantu pelajaran di sekolah. Aku jadi mudah mengerti dan lebih cepat mengerjakan materi yang diajarkan di sekolah. Nilai-nilai matematikaku juga selalu tinggi. Kebiasaan mengerjakan PR setiap hari membuatku semakin disiplin dalam mengerjakan tugas sekolah. Sekarang aku juga tidak malu untuk menyampaikan pendapat kepada orang lain.

Risha Vania, memulai dari usia 4 tahun (Siswa, Matematika dan EFL)

Jadi Lebih Percaya Diri

Sebelum masuk Kumon aku adalah anak yang pendiam dan tidak percaya diri. Aku mendaftar Bahasa Inggris Kumon (EFL) ketika aku berumur kira-kira 4 tahun. Setelah 2 tahun belajar, aku merasakan manfaatnya. Pelajaran di sekolah menjadi lebih mudah karena aku telah mempelajari materi yang lebih tinggi di bandingkan di sekolah. Pengucapan bahasa Inggrisku pun menjadi lebih baik dan ini membuatku lebih percaya diri.

Saat ini, di Kumon aku sedang belajar tentang struktur kalimat yang mencakup subject, verb, object, compliment, dan modifier. Aku tidak merasa kesulitan karena aku selalu mengerjakan PR yang diberikan dan selalu mempunyai perasaan gembira bila datang ke kelas Kumon. Belajar di Kumon merupakan hal yang menyenangkan karena membuat dampak yang besar dalam hidupku, yaitu berhasil di pelajaran sekolah dan lebih mandiri dalam menjalani rutinitas sehari-hari.

Aku ingin menyelesaikan seluruh bahan pelajaran Bahasa Inggris Kumon agar suatu saat nanti impianku untuk menjadi seorang guru dapat terwujud.

Alleta Bagerak Ebat, memulai dari usia 6 tahun (Siswa, Matematika)

Kumon Membuatku Bersemangat

Mama mendaftarkanku di Kumon ketika aku berusia 4 tahun. Aku senang belajar di Kumon karena aku suka mata pelajaran Matematika. Aku selalu datang ke kelas Kumon, bahkan ketika lelah atau tidak sehat. Dengan mengerjakan PR Kumon, kebiasaan belajarku menjadi lebih baik. Aku selalu senang mengerjakan lembar kerja Kumon karena bagiku lembar kerja Kumon sangat seru dan menantang.

Aku menghadapi beberapa kesulitan ketika mempelajari penjumlahan bersusun dan menghitung angka simpanan. Tapi, aku tetap mencoba tanpa menyerah dan akhirnya dapat menyelesaikan lembar kerja Kumon. Aku sekarang bersemangat mempelajari konsep dan materi matematika yang baru. Bagiku, Kumon sangat membantu dalam mempelajari matematika di sekolah.

Kumon membuatku percaya diri untuk mencapai cita-cita. Rasa percaya diri ini sangat penting dalam setiap kegiatan yang kulakukan. Pembimbing dan mamaku juga memberikan motivasi untuk mencapai cita-citaku menjadi dokter ketika aku besar nanti.

Nisa, memulai dari usia 6 tahun (Completer, Matematika, English, dan EFL)

Pantang Menyerah untuk Meraih Kesuksesan

Aku mendaftar di Kelas Kumon ketika masih sangat kecil. Sekarang, aku duduk di bangku SMA kelas 3 dan sudah menyelesaikan 3 subjek di Kumon. Tentunya, hal ini tidak mudah karena aku harus mengatur waktu dengan sangat baik. Aku memprioritaskan Kumon sebelum melakukan kegiatan lainnya. Saudaraku juga belajar di Kumon, dan kami selalu saling menyemangati satu sama lain.

Belajar di Kumon tidak selalu mudah, terkadang motivasiku naik-turun. Namun, Kumon mengajarkanku untuk pantang menyerah di setiap tantangan. Bahkan ketika semua temanku menyerah setelah mencoba tugas yang sulit, aku tetap mencoba untuk melampaui tantangan. Motoku adalah, “Selesaikan apa yang telah kamu mulai.”

Aku suka dengan lembar kerja Kumon yang dirancang dengan tingkat kesulitan yang sesuai agar anak-anak dapat menyelesaikan soal secara mandiri. Kumon telah membentuk nilai-nilai di dalam diriku seperti, belajar secara mandiri, disiplin, percaya diri, dan semangat untuk pantang menyerah. Terima kasih Kumon! Aku sekarang percaya diri untuk menggapai cita-citaku.