Kumon Indonesia > Untuk Orang Tua > Testimoni Orang Tua dan Siswa

Testimoni orang tua dan siswa

Afifah, memulai dari usia 3 tahun (Siswa, Matematika dan EFL)

Kedisiplinan dan Kegigihan Terbentuk Berkat Kumon

Bunda mendaftarkanku di Kumon ketika aku berusia 4 tahun. Alasan bunda memasukkan aku di Kumon adalah agar terbiasa dengan ritme belajar yang teratur walaupun belum bersekolah. Tidak terasa perjalananku di Kumon sudah 5 tahun. Saat ini aku sedang mengerjakan lembar kerja EFL Level I160 dan Matematika Level F150. Hal yang aku selalu perhatikan setiap berlatih lembar kerja Kumon adalah berusaha mencapai Standar Waktu Penyelesaian (SWP) dengan minim kesalahan. Di Kumon, aku menjadi paham akan pentingnya berlatih rutin dan pengulangan berkali-kali agar membuatku semakin fokus dan tangkas dalam melakukan sesuatu. Banyak sekali manfaat yang aku dapatkan dengan rutin berlatih Kumon, seperti menjadi disiplin, mandiri, percaya diri, dan bertanggung jawab. Termasuk untuk pelajaran di sekolah, aku mampu menyelesaikan soal-soal secara mandiri melalui contoh soal yang diberikan.

Raqi, memulai dari usia 8 tahun (Siswa, Matematika)

Awalnya aku takut dengan pelajaran Matematika, bagiku matematika itu pelajaran yang sulit. Pada Coba Gratis bulan November 2021, aku mendaftar di Kumon saat masih suasana pandemi. Aku sangat senang setelah mengikuti Kumon dan tidak kesusahan lagi mengikuti pelajaran Matematika di sekolah terutama pada materi hitungan dan perkalian. Yuk, ikut Kumon karena di Kumon banyak sekali pengalaman belajar dan manfaat yang bagus.

Athalla, memulai dari usia 8 tahun (Siswa, Matematika dan EFL)

Dari Hobi menjadi Karya Seni

Kumon melatihku untuk belajar disiplin dan mandiri, jadi aku sudah terbiasa membagi waktu antara sekolah, mengerjakan Kumon, dan melakukan hobiku. Aku suka membaca novel-novel berbahasa Inggris terutama karya Roald Dahl dan J.K. Rowling. Di EFL Kumon aku belajar bahasa Inggris lewat cerita-cerita yang seru loh! Aku jadi banyak belajar kosakata baru yang sangat membantu dalam memahami novel berbahasa Inggris dan juga memudahkan dalam menulis cerita dalam bahasa Inggris. Sejak suka membaca novel, akhirnya aku juga jadi tertarik menulis cerita anak, tak hanya yang berbahasa Indonesia namun juga berbahasa Inggris. Berkat kedisiplinan dan kemandirian yang terbentuk selama ini, hobi yang aku tekuni membuahkan hasil. Aku dapat membuat buku cerita anak yang menarik dan karya tersebut sudah diterbitkan. Beberapa hasil karya yang sudah aku buat yaitu Mari Warnai Dunia, Fantastic Fairy Tales for Children (bilingual Indonesia-Inggris), Best Friend Forever, dan masih ada pula yang sedang dalam proses terbit yaitu Dongeng Matematika.

Azka, memulai dari usia 2,5 tahun (Siswa, Matematika)

Halo teman-teman, namaku Azka. Sejak pandemi tahun 2020, aku sudah join Kumon saat usiaku 2.5 tahun. Kala itu, aku belum mengenal kegiatan belajar apapun. Setelah Papa dan Mama mendaftarkan ke Kumon, ternyata belajar di Kumon membuatku senang. Di usia ku 5 tahun ini, aku akan didaftarkan Papa  dan Mama ke TK B, bukan di TK A karena aku sudah bisa membaca, menulis, berhitung terutama penjumlahan dan pengurangan. Yuk, teman-teman belajar di Kumon, supaya lebih siap untuk masuk sekolah.

Arsa, memulai dari usia 6 tahun (Siswa, Matematika)

Dari Tak Biasa, menjadi Terbiasa

Saat mengikuti ujian akhir kelulusan SD, aku merasa tidak terbebani dan dapat mengerjakannya dengan benar dan teliti di semua pelajaran terutama Matematika. Karena di Kumon, aku sudah belajar jauh di atas tingkatan kelas, membuatku merasa lebih mudah saat mengerjakan ujian. Selain kemampuan akademis, Kumon juga memberikan manfaat non akademis seperti: percaya diri, mandiri, dan bertanggung jawab. Semua manfaat non akademis ini sangat berpengaruh dengan kegiatan yang saat ini sedang aku jalani sebagai ketua OSIS di sekolah.

Richard, memulai dari usia 4 tahun (Siswa, Matematika dan EFL)

Mandiri dan Percaya Diri Berkat Kumon!

Mama mendaftarkanku di Kumon dengan subjek Matematika saat aku kelas TK A. Alasan mama memasukkan aku di Kumon karena di masa pandemi proses belajar di sekolah menjadi kurang maksimal. Setelah belajar di Kumon, mama melihat perkembangan belajarku yang pesat di subjek Matematika, lalu mama mendaftarkanku di subjek EFL.

Di Kumon, aku dilatih untuk disiplin dan tekun dalam melakukan suatu hal dan tidak mudah putus asa ketika mengalami kesulitan. Sehingga, dengan belajar di Kumon membuat aku lebih mudah mengahadapi pelajaran di sekolah, terutama Matematika, dan saat ini aku sudah mempelajari level di atas tingkatan kelasku.

Ayo kita bersama-sama berjuang menjadi Completer. Bagi kalian yang belum ikutan Kumon. Yuk buruan ikut, karena di Kumon banyak hal positif yang akan kalian dapat.

Nelvina, memulai dari usia 5 tahun (Completer, Matematika, dan EFL)

Terus Maju untuk Menimba Ilmu

Aku mendaftar di Kelas Kumon ketika masih sangat kecil, saat itu aku masih duduk di bangku TK A. Seiring berjalannya waktu, disaat aku sudah kelas 5 SD, aku berhasil menjadi Completer EFL Kumon pada 26 Oktober 2019. Dan pada 9 Februari 2021, aku berhasil menjadi Completer matematika Kumon. Belajar di atas tingkatan kelas memberi manfaat buat aku di sekolah karena pelajaran di sekolah menjadi lebih mudah, terutama pelajaran matematika dan bahasa Inggris. Hal itu membuatku semakin percaya diri dengan pelajaran lain di luar matematika dan bahasa Inggris. Selain itu, Kumon juga melatihku untuk menghargai waktu, disiplin, tekun, dan tidak mudah menyerah jika menghadapi suatu persoalan.